BIOGRAFI GUBERNUR RIAU KE-3 : H. ARIFIN ACHMAD (1966-1978)

Sejarah mencatat gubernur Riau pertama yang merupakan putera asli daerah Riau adalah Arifin Ahmad. Beliau menjabat gubernur Riau paling lama yakni dari tahun 1966 sampai dengan tahun 1978 pada masa orde baru.

Asli putra daerah Riau, dari biodatanya diketahui Arifin Achmad lahir di Bagan Siapi-api pada tanggal 23 Oktober 1924, meninggal pada tanggal 11 Januari 1994. Ayahnya bernama Haji Achmad Melan dan ibunya Hajjah Cik binti Tahir. Arifin Ahmad mempunya seorang isteri bernama Martha Lena dan empat orang anak.

Berpenampilan rapi dengan rambut yang selalu disisir kesamping, masa kecil Arifin Achmad banyak dihabiskan di Selat Panjang Kepulauan Meranti karena pekerjaan ayahnya yang seorang pedagang dengan memiliki kapal yang banyak.

Adapun Riwayat pendidikan Arifin Achmad adalah dimulai dari mengecap pendidikan dasar di Taman Siswa Yogyakarta dan Taman Dewasa juga di kota yang sama tahun 1937 sampai dengan 31 Juli 1942, kemudian beliau mengikuti latihan KoKunrensyo selama enam bulan di Batusangkar tahun 1943, dan Djokyu Kanri Gakko selama sembilan bulan pada tahun 1943, kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Angkatan V tahun 1955 di Bandung, dilanjutkan dengan mengikuti Sekolah Staf dan komando Angkatan Darat Taraf II Angkatan III tahun 1964 di Bandung.

Arifin Achmad adalah perwira TNI yang mengawali karirnya sebagai tentara pejuang di Riau. Karir militer Arifin Achmad terus berkembang hingga mencapai pangkat Brigadir jenderal TNI.

Pada tahun 1966, dia diperbantukan ke sipil, dan diangkat menjadi gubernur Riau sebagai gubernur ke tiga setelah Kaharuddin Nasution.

 Arifin Achmad merupakan sosok gubernur yang berhasil menata kembali Riau dari puing-puing Orde lama, dianggap salah satu gubernur yang berhasil di Riau, beliau mempunyai catatan riwayat karir sebelum menjabat Gubernur diantaranya adalah :

  • Kion (Jurutulis) pada Riau Syu Tjokan Somubucha di Pekanbaru tahun 1943-1945
  • Djoko (Guru bantu) di Sekolah Guru Sei Gakko di Batusangkar selama tujuh bulan (25 Januari 1945-13 Agustus 1945)
  • Kepala Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Riau dengan pangkat Mayor, dari tanggal 10 November 1945-8 Maret 1946
  • Komandan Batalyon IV dengan pangkat Mayor di Pekanbaru sampai tanggal 9 Juli 1947
  • Kepala Staf Resimen V Indragiri, pangkat Mayor, di Rengat sejak tanggal 9 Juli 1947 sampai dengan 17 Oktober 1948
  • Komandan Batalyon I Pekanbaru, dengan pangkat Kapten. Jabatan ini hanya dipangkunya selama tiga bulan
  • Komandan Batalyon I (Mobile Troop I) di daerah Gerilya Riau Utara dengan pangkat Kapten. Jabatan ini berakhir pada tanggal 20 Februari 1950
  • Kepala Staf Kompi Batalyon di Pekanbaru, dengan pangkat Kapten. Jabatan ini dipikulnya sampai tanggal 19 Juli 1950
  • Koordinator A/C Sumatera Terr/BA/SEL di Pangkal Pinang, Bangka Belitung
  • Hakim Perwira merangkap Komandan Batalyon E Resismen Infanteri IV sejak tanggal 17 September 1953
  • Kepala Staf KMKB di Palembang, tahun 1957 s/d 1958
  • Kepala Staf Resismen IV di Tanjung Karang
  • Komandan RINIF Kodam IV/SWJ tahun 1963
  • Asisten III PANGKOANDA Sumatera di Medan, merangkap Ketua G.3 PLATUKOANDA Sumatera terhitung sejak tanggal 16 Desember 1964 s/d 1 Oktober 1966
  • PAMEN diperbantukan pada Mentri Dalam Negeri sebagai Caretaker Gubernur Riau yang dijabatnya selama satu bulan

Keberhasilan Arifin Achmad sebagai gubernur Riau dapat dilihat dari pembangunan yang dilakukannya dengan mewariskan bangunan yang dapat dinikmati masyarakat hingga saat ini seperti  :

  • Kantor Gubernur Riau
  • Jembatan Rantau Berangin
  • Jembatan Lightoon
  • Serta menyelesaikan berbagai proyek fisik lainnya yang belum sempat diselesaikan pada masa pemerintahan Kaharuddin Nasution, seperti Masjid Agung Annur, Stadion Hang Tuah, dan lain sebagainya.

Sebagai seorang yang pernah menjabat gubernur Riau, kita dapat mengenangnya dengan diabadikannya namanya pada nama rumah sakit umum Arifin Achmad, dan diabadikan juga menjadi sebuah nama jalan Arifin Achmad

Demikian sekilas literasi tentang gubernur Riau Arifin Achmad yang dapat saya uraikan sebagai bahan referensi bagi pembaca.

 

Pekanbaru, 29 Juli 2025

Oleh: Tetty Meriana S,IP (Pustakawan)