BIOGRAFI GUBERNUR RIAU KE-2 : H. KAHARUDDIN NASUTION (1960-1966)

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Kaharuddin Nasution lahir di Medan Sumatera Utara, 23 Juli 1925 adalah tokoh politik dan militer Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 1983–1988 yang terpilih menggantikan EWP Tambunan. Sebelum menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Riau dan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan. Namanya diabadikan menjadi nama stadion di Pekanbaru, Riau.

Karier

Militer

  • Komandan Kompi Batalyon Nasuhi (1945–1948)
  • Komandan Batalyon 303/Setya Perlaya Siliwangi (1948–1953)
  • Direktur Battle Training Camp I (1952-1953)
  • Komandan Batalyon Basis I (1953-1956)
  • Komandan RPKAD (1956–1958)[4]
  • Komandan Komando Resor Militer Wirabima (1960)
  • Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka (1967–1971)
  • Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (1971–1973)

Pemerintahan

  • Gubernur Provinsi Riau (1960–1966)
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Riau (1962–1967)
  • Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Golongan Daerah (1962–1967)
  • Pimpinan Universitas Islam Riau (1962–1965)
  • Ketua Dewan Rektor Universitas Negeri Riau (1963–1967)
  • Inspektur Jenderal Departemen Penerangan RI (1973–1982)
  • Gubernur Provinsi Sumatera Utara (1983–1988)

Penghargaan

  • Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI, 1981 oleh Menteri Pertahanan Keamanan Republik Indonesia

Wafat

Kaharuddin Nasution wafat pada tanggal 25 September 1990 (dalam usia 65 tahun) dan meninggalkan istri, R.A.Y Siti Roestamy serta 4 orang anak (Ahmad Novian Nasution, Abdul Hariel Nasution, Dwie Riawenny S Nasution, Dian Anggieariesta Nasution) serta dimakamkan di Taman Makam Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Kesimpulan

Kaharuddin Nasution adalah tokoh yang memiliki rekam jejak panjang di dunia militer, politik, dan pemerintahan. Ia meninggalkan warisan penting di Riau dan Sumatera Utara, baik melalui jabatan yang pernah dipegangnya maupun melalui nama yang diabadikan sebagai nama stadion.

 

Dirilis Kembali pada Agustus 2025
Oleh: AMIRTI, S.Sos
Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau