Kadis Dispersip Menghadiri Prosesi Pemusnahan Arsip Inaktif di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Riau

Bagikan ke Media Sosial

Shares

Pemusnahan Arsip Di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang dilaksanakan pada Kamis,30 Desember 2021 di ruang Kepala Biro Umum Setda Provinsi Riau yang di hadiri oleh Plt. Ka Biro Umum, Kepala Dispersip Provinsi Riau, Ka Subbag Persuratan Biro Umum, Pejabat Fungsional Arsiparis Dispersip Provinsi Riau, Arsiparis di lingkungan Setda Provinsi Riau dan Saksi dari Inspektorat Daerah Riau dan Biro Hukum Setda Provinsi Riau.

Dalam kesempatan memberikan arahan Plt Ka Biro Umum (Khuzairi, S.Sos) menyampaikan bahwa Pemusnahan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan arsip Biro Kesra (arsip profosal yang tidak diproses) kurun waktu 2006 s.d 2016 berjumlah 1.693 berkas sudah mendapatkan persetujuan tertulis dari ANRI. karena arsip ini merupakan arsip yang tidak memiliki nilai guna, dan sudah sesuai dengan tahapan sudah dapat untuk dimusnahkan. Arsip merupakan bukti yg sangat penting bagi kita apalagi kita dalam masalah hukum harus lengkap daftar arsip dan dokumen lainnya agar tidak menjadi permasalahan dikemudian hari.

Dalam kesempatan ini juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau selaku Kepala Lembaga Kearsipan Daerah Provinsi Riau (Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM) dalam sambutan menyatakan bahwa arsip merupakan bukti autentik yang sangat penting dalam pemerintahan, untuk itu arsip perlu pengelolaan yang sesuai dengan peraturan dan perundangan.


Selanjutnya Kadis menyampaikan pemusnahan itu sangat penting dilakukan di OPD dengan melakukan pemusnahan akan mengurangi beban anggaran OPD utk penambahan Sanpras kearsipan. Untuk ini saya berharap kepada OPD yang lain juga melakukan pemusnahan dan bisa untuk berkonsultasi ke Fungsional Arsiparis Dispersip Provinsi Riau. Ditahun 2021 sudah 11 OPD yang telah melaksanakan Penyusutan/ Pemusnahan dari tahap mengidentifikasi, memverifikasi dan sampai pemusnahan. saya menyambut baik dan memberikan apresiasi pemusnahan arsip kepada Biro umum Setda provinsi Riau (fungsional Arsiparis) telah melaksanakan pemusnahan untuk yang ke 2 kalinya di tahun 2021 sesuai dengan tahapan prosedur, dan saya hanya mengingatkan kembali kepada kita semua dalam melaksanakan pemusnahan hendaklah mengacu kepada perundang-undangan dan Peraturan yang berlaku karena didalam UU No. 43 tahun 2009 tentang Kearsipan pada pasal 86 menyatakan bahwa setiap orang dengan sengaja memusnahkan arsip diluar prosedur yang benar dipidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Diakhir sambutannya menyampaikan agar nantinya Setda Provinsi Riau dan juga OPD di lingkungan Provinsi Riau hendaknya dapat menyerahkan arsip statis ke Dispersip Provinsi Riau untuk menambah Khasanah Kearsipan yang ada di depot arsip Dispersip Provinsi Riau sebagai memori kolektif sejarah perjalanan daerah Riau, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai, mari kita sama- sama membenahi arsip dinamis yang ada dilingkungan kerja dan mengelola sesuai dengan kaedah kerasipan, perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. Apa yang kita lakukan dan kita kerjakan ini merupakan amanah semoga menjadi amal ibadah kita. SALAM ARSIP

Sumber: H.Khairiansyah ( Arsiparis Madya DIPERSIP PROV.RIAU)