Mengukur Kualitas Pelayanan Lewat Survei Kepuasan Masyarakat
Pekanbaru-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau kembali melaporkan Survei Kepuasan Masyarakat ( SKM ) terhadap Pelayanan Publik pada Triwulan 1 di tahun 2026. Survei ini menganalisis tentang kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan /pemustaka, dalam menganalisis Survei Kepuasan Masyarakat ( SKM ).
Pelayanan publik yang berkualitas adalah hak setiap warga. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan Survei Kepuasan Masyarakat atau SKM. Survei ini menjadi cerminan seberapa baik instansi pemerintah maupun swasta memberikan layanan kepada masyarakat.
Melalui SKM, kita tidak hanya dapat angka, tapi juga masukan langsung dari pengguna layanan. Hasilnya dipakai untuk perbaikan berkelanjutan agar pelayanan makin cepat, mudah, dan memuaskan.
Tujuan Survei Kepuasan Masyarakat diantaranya: Mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, Mengidentifikasi kekurangan dan area yang perlu diperbaiki, Menjadi bahan evaluasi kinerja unit pelayanan, Â Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi instansi kepada publik, Mendorong budaya pelayanan prima berbasis masukan masyarakat.
Pada layanan perpustakaan sendiri  ada 9 indikator tentang pelayanan yang mempengaruhi hasil tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan mengacu pada PermenPAN-RB No. 14 Tahun 2017 yaitu:
- Persyaratan – kemudahan syarat yang diminta
- Prosedur – kemudahan alur pelayanan
- Waktu Pelayanan – kecepatan dan ketepatan waktu
- Biaya/Tarif – kewajaran biaya
- Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan – kesesuaian hasil
- Kompetensi Pelaksana – kemampuan petugas
- Perilaku Pelaksana – keramahan dan kesopanan
- Penanganan Pengaduan – kemudahan menyampaikan keluhan
- Sarana dan Prasarana – kenyamanan fasilitas
Responden dipilih secara acak dari masyarakat yang pernah menerima layanan dalam 1 bulan terakhir. Pengisian bisa lewat kertas, online, maupun QR Code di lokasi pelayanan. Dan per triwulan I ini Dinas perpustakaan dan Kearsipa Provinsi Riau melalui Perpustakaan Soeman HS mendapatkan Nilai 88.500 dengan mutu pelayan sangat baik
Dengan adanya SKM, suara masyarakat didengar. Pelayanan yang lambat, prosedur berbelit, atau petugas yang kurang ramah bisa langsung jadi catatan untuk diperbaiki. Ini bentuk nyata keterlibatan publik dalam mengawasi pelayanan.
Survei Kepuasan Masyarakat bukan sekadar kewajiban administratif. Ini adalah jembatan antara pemberi layanan dan penerima layanan. Kepuasan masyarakat adalah indikator utama keberhasilan sebuah instansi.
Mari dukung terus peningkatan kualitas pelayanan dengan berpartisipasi saat diminta mengisi survei. Karena pelayanan yang baik berawal dari kepedulian kita
#SurveyKepuasanMasyarakat #DipersipRiau













