Perpustakaan “M.Zein” SMK Labor Pekanbaru mewakili Provinsi Riau dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Nasional

 

Jumat, 02 Agustus 2019.

SMK Labor Binaan FKIP Unviersitas Riau mewakili Provinsi Riau dalam ajang lomba perpustakaan tingkat nasional. Perpustakaan M Zein SMK Labor masuk dalam 15 (lima belas) besar dalam lomba Perpustakaan tingkat nasional. Tim Juri Nasional melakukan visitasi ke Perpustakaan SMK Labor Jumat tanggal 2 Agustus 2019. Tim juri terdiri dari Drs. B Mustafa, M.Lib, Muhammad Ihsanudin, M.Hum dan Ratih Nurhidayah. Acara penyambutan dimulai pukul 08.00 pagi, dengan pengalungan bunga dan Tanjak ke Tim juri Nasional dan Pemasangan Selempang kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau. Dalam sambutan Gubernur Riau dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau Dr. Hj. Rahima Erna, M.Si menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih SMK Labor masuk dalam 15 besar pemenang dari seluruh provinsi di Indonesia. Jadikan ini motivasi buat kita semua dalam memajukan mutu Pendidikan, Sarana prasarana seperti Perpustakaan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan budaya baca pada siswa siswi dilingkungan sekolah, harap Gubernur Riau H. Syamsuar, M.Si. Provinsi Riau sudah 3 kali berturut-turut masuk 3 besar dalam lomba Perpustakaan Sekolah di Tingkat Nasional, Tahun ini target kita Juara 1 (satu) Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Nasional dari Provinsi Riau, tambah Rahima.

Setelah Acara pembukaan yang meriah dengan  tarian persembahan dan penampilan dari siswa siswi SMK Labor Tim Juri Nasional melakukan visitasi ke beberapa tempat yang tersedia di perpustakaan digital M Zein tersebut, seperti kafe literasi, teras baca lesehan, eco literasi, digital literasi, sepalkling (sepeda keliling), Ruang multimedia, ruang audio visual, ruang lab komputer dan perpustakaan digital M Zein.
Inovasi dan kreatifitas dari  kolaborasi Siswa siswi dan guru beserta Kepala Perpustakaan SMK Labor yaitu memanfaatkan bahan-bahan tidak terpakai menjadi barang yang bernilai guna. Selain itu, kawasan SMK Labor juga ramah terhadap disabilitas.

“Ini sangat luar biasa, sesuatu yang di luar bayangan saya. Mudah-mudahan bisa ditingkatkan,” kata Mustafa saat berkunjung ke SMK Labor Pekanbaru, Jumat (2/8/2019).

Pria yang telah enam tahun menjadi juri lomba perpustakaan Nasional itu telah banyak mengunjungi berbagai sekolah di tiap Provinsi. Menurutnya kreativitas SMK Labor Pekanbaru dalam memanfaatkan hal-hal di sekitar menjadi bermanfaat patut diacungi jempol.

“Ini the best yang saya kunjugi sejauh yang saya kunjungi. Setelah visitasi ini nanti kepala Perpustakaan sekolah diberi waktu 15 menit untuk pemaparan di Jakarta nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Labor Binaan FKIP Unri Drs. Hendripides, M.Si menargetkan menang di tingkat nasional. Apalagi dengan inovasi-inovasi yang kita ciptakan, seperti adanya sepalkling.

“Itu awalnya mau dibuang, kami ambil dan diinovasi. Setiap CFD kami keliling membawa buku-buku dan lainnya,” katanya.

Kepala Perpustakaan SMK Labor, M. Latif, M.Pd mengatakan ada sepuluh keunggulan perpustakaan yang mendukung kegiatan literasi ini. Di antaranya aplikasi Go-book, di mana siswa tidak harus ke perpustakaan untuk meminjam buku. Cukup memesan melalui website, petugas yang disebut laskar Literasi akan siap mengantarkan ke seluruh penjuru sekolah.

“Ada radio online juga. Eco literasi yang dibangun dari bahan ramah lingkungan. Di setiap pohon tanaman maupun pojok-pojok bacaan barcode yang bisa di-scan melalui aplikasi eco literasi, bisa di-download melalui google store. Ini buatan kami,” ujarnya.

Untuk jumlah buku, perpustakaan ini memiliki 14 ribu eksemplar koleksi buku. Sepuluh ribu di antaranya berbentuk digital.

Latif mengungkapkan SMK Labor masuk lima belas perpustakaan terbaik nasional. Maka tak heran, banyak kunjungan ke sekolah ini. Seperti belum lama ini, kata beliau, Kepala Perpustakaan Nasional RI  Muhammad Syarif Bando berkunjung ke sekolah tersebut.