Pemerintah Provinsi Riau Raih Penghargaan Pengawasan Kearsipan Kategori Baik Tahun 2019 di Solo

Surakarta, 26 Februari 2020

Wakil Gubernur Riau (kedua kiri) menerima penghargaan pengawasan Kearsipan dari ANRI. Penghargaan diberikan oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo pada Rakornas Pengawasan Kearsipan di Solo, Rabu, (26/2).

Pemerintah Daerah Provinsi Riau meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah provinsi kategori “Baik” dalam penilaian terhadap hasil pengawasan kearsipan di Kementerian lembaga dan pemerintah daerah tahun 2019 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 30 Tahun 2018 Tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah, pengawasan kearsipan menjadi salah satu indikator penilaian ANRI dalam evaluasi reformasi birokrasi. Penyerahan penghargaan diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo dan Plt Kepala ANRI M.Taufik kepada Gubernur Riau yang diwakili Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Kearsipan ANRI di Solo, Rabu, (26/2/2020). Sebanyak 103 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menerima penghargaan serupa. Tahun ini juga Pemerintah Provinsi Riau sedang berbenah untuk mensukseskan penyelenggaraan Rakornas Kearsipan dan Puncak Hari Kearsipan ke 49 tahun 2020 pada bulan Juni nanti.  Dengan diterimanya penghargaan ini menunjukkan bahwa pemerintah provinsi Riau telah mampu menerapkan prinsip-prinsip dan kaidah dalam pengelolaan arsip baik itu arsip dinamis maupun arsip statis yang sesuai dengan norma standar prosedur dan kriteria serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau Dr. Hj. Rahima Erna, M.Si juga turut hadir dalam acara ini yang didampingi Kabid Pembinaan dan Pelayanan Kearsipan Sri Mekka, SH., M.Si. Kedepannya Pengelolaan arsip ini masih terus kita benahi, kita tidak berpuas diri dengan kategori baik karena masih ada kategori yang lebih dari Baik yaitu sangat memuaskan, harap Rahima. Untuk Kabupaten/Kota dengan hasil memuaskan diraih kota Pekanbaru, penghargaan langsung diterima oleh Wakil Walikota Pekanbaru, saya sangat bangga, ujar rahima. Rahima berharap untuk lembaga kearsipan Kabupaten Kota  se Provinsi Riau menjadi lebih bersemangat dalam pengelolaan arsip secara profesional, Selamat, ini hasil kerja keras kita semua.

Dalam kesempatan tersebut Tjahjo menekankan pentingnya arsip, khususnya yang menyangkut aset-aset daerah. Jangan sampai bangunan tua/cagar daerah hilang dokumennya, seperti yang terjadi di beberapa daerah meskipun fisiknya masih ada. “Ini perlu ditata karena hal itu bagian dari reformasi birokrasi,” ucap Tjahjo dalam sambutannya.

Selain itu, Tjahjo juga meminta agar setiap daerah memiliki pelayanan publik yang baik, mudah diakses dan tidak berbelit-belit. “Visi misi Presiden tidak semata-mata pelayanan birokrasi, reformasi birokrasi, ataupun penyederhanaan birokrasi tapi juga peningkatan kualitas SDM menuju ke arah yang profesional,” imbuhnya  di hadapan 800 lebih peserta rakornas kearsipan Tahun 2020 ini.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa pengelolaan arsip semestinya canggih. Sekarang masanya teknologi komunikasi. Digitalisasi jadi keharusan. Paradigma arsip harus berubah, setidaknya dalam aspek tata kelola dan budaya arsip. Masyarakat juga harus meningkat pemahaman akan kearsipan. Jangan ketika kondisi sulit/susah, arsip baru dicari. Arsip jangan merasa termarjinalkan. Arsip salah satu garda terdepan bangsa. Arsip adalah penyaji informasi yang akurat. Alat bukti yang sah. Dan para pejuang kearsipan (Arsiparis) jangan lelah berkarya dan letih berkreasi dan berinovasi,” tambah Ganjar.